Selasa, 06 April 2010

Me

Tentang Saya

Nama lengkap saya Hijrawati Ayu Wardani. Nama yang diberikan oleh kedua orang tua saya, amanah dari – Nya. Saya dilahirkan di salah satu rumah sakit bersalin di daerah Sungguminasa, tepat tanggal 3 Januari 1995, terdengarlah suara tangisan saya memenuhi ruangan bersalin di rumah sakit tersebut. Di sinilah awal kehidupan saya. Di sinilah segalanya akan dimulai. Saya berasal dari keluarga yang penuh dengan kesederhanaan. Sejak kecil, saya telah didik agar menjadi seseorang yang biasa – biasa saja di mata manusia dan luar biasa di mata Allah.Tanpa terasa, saya mulai tumbuh besar dan berkembang. SD dan SMP telah saya lalui dengan suka dan duka. SMA pun telah saya lalui semenjak sembilan bulan yang lalu. Itu tidak luput dari kasih sayang Allah swt dan perjuangan orang tua saya. Ya, sekarang saya telah duduk di bangku SMA kelas X, dan jika Allah memberikan kesempatan, beberapa bulan lagi, saya akan duduk di bangku SMA kelas XI. Amin.mAda satu hal yang sangat membuat saya bersyukur bisa lulus masuk di SMAN. 1 Sungguminasa. Jika saya tidak bersekolah di sini, mungkin saya akan terjebak dalam pergaulan remaja yang semakin tidak wajar. Di sekolah ini, saya diperkenalkan dengan salah satu organisasi yang dinamakan Rohis (Rohani Islam). Awalnya, saya tidak terlalu yakin bisa turut aktif di organisasi seperti itu, tapi Alhamdulillah, di sinilah saya mendapatkan hidayah (bisa dibilang begitu). Ternyata Islam sangatlah indah. Saya tidak bisa bercerita banyak, tapi bagi teman – teman yang di sekolahnya memiliki organisasi Rohis atau semacamnya yang berbau Islami, saya sarankan, bergabunglah dengan organisasi itu. Sesungguhnya, hidayah tidak akan menghampiri kita kecuali kita yang menghampirinya.Tidak hanya melalui organisasi Rohis, saya berpendapat bahwa Islam itu indah. Melalui novel – novel karya Habiburrahman El – Shirazy, sarjana Al -Azhar University Cairo, saya juga banyak mendapatkan pelajaran. Dari dulu memang saya memiliki kegemaran membaca novel, tapi saat kakak saya, Halimah Ayu Wandira, memperlihatkan dan menyuruh saya membaca salah satu novel karya Habiburrahman, saat itulah saya merasa bahwa novel – novel teenlit yang sering saya baca saat masih SMP bahkan sampai sekarang, sebenarnya bertolakbelakang dengan ajaran – ajaran Islam. Di sini, saya berniat untuk mengoleksi novel – novel karya Habiburrahman El – Shirazy, semoga beliau diberikan kesempatan oleh – Nya untuk terus berkarya. Ayat – Ayat Cinta, Ketika Cinta Bertasbih, Dalam Mihrab Cinta, Di Atas Sajadah Cinta, Ketika Cinta Berbuah Surga, Pudarnya Pesona Cleopatra, Langit Makkah Berwarna Merah, Bidadari Bermata Bening, Bulan Madu di Yerussalem, hanya itu yang saya tahu yang merupakan novel karya Habiburrahman El – Shirazy, walaupun saya belum membacanya semua. Benar – benar seorang sastrawan yang memukau. Nah, saya akan bercerita mengenai sahabat – sahabat saya. Jujur, sampai saat ini, saya belum menemukan seorang sahabat. Kata “sahabat – sahabat” di atas, hanya sebagai topik pada paragraf ini. Menurut saya, sahabat dalah orang – orang yang bisa menerima kita apa adanya, orang – orang yang senantiasa berada di samping kita baik saat susah maupun saat senang, orang – orang yang mengerti dengan keadaan kita, orang – orang yang tidak memaksakan kehendaknya terhadap kita, orang – orang yang memberikan solusi bukan trik untuk menghancurkan kita, orang – orang yang setia dan tidak akan pernah berkhianat, orang – orang yang memberikan kebahagiaan, orang – orang yang…yang…yang..ah, banyak kata yang bisa diungkapkan untuk seorang sahabat, tapi sulit untuk dibahasakan. Saya tidak pernah berhenti berdo’a kepada – Nya, agar saya diberikan seorang sahabat, sahabat yang saya maksud adalah sahabat versi saya (seperti di atas). Saat saya telah menemukan sahabat, maka saya akan sangat bersyukur kepada – Nya. Sahabat adalah anugerah yang paling saya nantikan. Ternyata tangan saya mulai capai, jika Allah memberikan kesempatan, maka saya akan melanjutkannya di lain waktu. Mudah – mudahan Allah swt senantiasa memberikan rahmat dan perlindungan – Nya untuk kita semua. Amin Ya Rabb…

~ Ukhti Ira ~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar